Anda adalah pengunjung ke 39807 dengan alamat IP 35.172.203.87 dan browser Something else. Sampai saat ini kami memiliki 319 anggota. Hari ini ada 0 Member baru, yaitu:

Generasi milenial tidak malu dengan dangdut koplo dan campursari

Breaking News   03 Mar 2021    0 Komentar    135 view

Beberapa milenium Gandrung di Dangdut Koplo dan Campursari. Mereka mencampur musik akar rumput agar pas. Kebanggaan setempat menjadi identitas baru yang hanya di SKENA Indie dan media sosial baru-baru ini.

Kami dapat mengurutkan genre musik dengan cap "berkelas" yang harus disukai. Tetapi tentang suara dan suara, urusan telinga. Malu untuk mengakui, tetapi setelah waktu yang lama jatuh cinta juga.

Seperti generasi milenial Kerandrungan di Dangdut Koplo dan Campursari. Mereka mencampur musik akar rumput agar pas. Kebanggaan setempat menjadi identitas baru yang hanya di SKENA Indie dan media sosial baru-baru ini.

Tahun lalu dia merasa lebih bebas memilih. Strain Koplo terdengar di mana-mana. Bahkan di kafe-kafe yang biasanya bermain lebih sering folk atau pop.

Diikuti oleh kaum muda yang sibuk mengerjakan lagu-lagu Koplo dengan teknik digital atau metode remix yang dikenal. Tidak beroitigat, beberapa bahkan mengubah lagu indie yang Edgy menjadi musik baru dari dangdut.
Duo Broman dari Bandung Maulfi Ikhsan, 26, dan Tendi Ahmad Hidayat, 26, salah satunya. Lagu kritis efek dari rumah kaca berjudul di sebelah mata tidak luput dari tangan mereka. Dengan iringan Koplo, lirik sindiran menjadi bahan musik yang juga disambut oleh Shake.

Untuk pertama kalinya, merasa Koplo muncul di Solo, Kamis (27/6/2019) malam. Mereka membawa pukulan berbelanja dangdut dan napas lainnya ke ruang musik (Musro) Sunan Hotel Solo yang umum dengan lagu-lagu barat.

Konsep baru berjudul Museo van Java dihargai. Seorang penonton yang merupakan mayoritas anak muda. Di bawah anak-anak disko, clubbers khidmat menikmati pengaturan Koplo.

Maulfi bahkan menyiapkan lagu andalan yang membuat audiens bernyanyi sambil bergoyang. Campursari Singer Racing Station Didi Kempot dilemparkan sebagai karya khusus di kota Bengawan.
 "Setiap tempat meluncurkan beberapa lagu sesuai dengan kerumunan. Lihat seberapa antusiasinya datang kemudian. Ada satu lagu khusus, stasiun balap yang kami siapkan," katanya pada konferensi pers sebelum panggung.

Maulfi tidak pernah menebak respons pecinta musik Indonesia begitu besar pada remix dan tendinya masing-masing. Mereka hanya secara resmi membentuk Koplo merasa Oktober 2018, tetapi showcase tidak pernah sepi. Festival Musik Indie di Jakarta sampai pertunjukan kecil kampus selalu membuatnya goyang. Tidak ada yang JAIM, seorang wanita pria disambut dengan goyang ceria.

Maulfi memang antusiasme musik dangdut sejak dia masih kecil. Orang dewasa, dia mulai khawatir. Nafsu makan musik diremehkan oleh rekan-rekan usianya. Sampai akhirnya membentuk Orkestra Dangdut muncul di sekolah Bandung, melanjutkan proyek-proyek Koplo merasa dengan Tendi.

Bukan hanya remixing, mereka juga mengadakan penelitian kecil dengan rajin mendengarkan serum Malay Orches (OM) untuk menyamakan persepsi. "Awalnya, saya merasa Koplo bermain di Halloween Games yang dibuat oleh teman-teman. Responsnya bagus, teman-teman yang dulu 'alergi' juga antusias tentang dangdut. Akhirnya membuat remix lagu-lagu lain, lalu viral. Kami juga memiliki lagu lama untuk semua tahu yang lama Lagu, "katanya.

Komunitas Penggemar

Tidak hanya dangdut, lagu campursari dan Jawa. Muda Solo penuh sesak dengan lagu Didi Kempot. Terutama setelah video viral menonton bersama Didi di Taman Balekambang Solo selama liburan Idul Fitri pada awal Juni. Hingga akhirnya komunitas penggemar dibentuk bernama Solo Sad Bois Club.

Grup yang memberi judul Tuhan alias Godfather patah hati memberi tahu Didi Kempot diresmikan ketika Konferensi Nasional pertama di House of Blogger Indonesia (RBI) Solo pada pertengahan Juni. Diikuti oleh Aktif Asosiasi Instagram Sol Sol Bois Club bernama Friend Ambar. Diikuti 1.003 pengikut, Sobatambar sering mengunggah foto atau bahan video yang terkait dengan Didi Kempot.

Popularitas Didi Kempot bahkan mencapai telinga duo musik Belanda muda, Ciao Lucifer. Saat tampil di rumah budaya, Kamis (27/6/2019), Marnix Dorrestein (gitar, vokal), dan Willem Wits (Grum dan Vocals) membawa lagu bojo baru dengan pengaturan musik pop yang kuat.
"Karena itu populer [Bojo New], kami mencoba memainkannya. Bagian dari kolaborasi musik lokal Indonesia dengan Belanda. Pelatihan itu hanya beberapa hari," jelasnya selama konferensi pers sebelum konser di Lokananta Solo pada hari Senin. (1/1/2019).

Didi mengatakan selama 23 tahun kerja, gerakan pemuda itu paling bermakna baginya. Sosok yang mengaku telah melahirkan 700 judul yang diklaim telah mencoba melihatnya sangat banyak dan menghafal lagu-lagu.

Ethnomusicologist dari Lembaga Seni Indonesia (ISI) Solo, ARIS Setiawan, Senin, menyamakan musik seperti mobil kereta. Mereka diletakkan pada satu titik, kemudian kembali ke titik permulaan.

"Penampilan awal, bahasa Jawa ditiup, sekarang dicintai. Jika pergeseran nafsu makan musik anak muda ke lagu-lagu Jawa adalah karena kedekatan budaya dan bahasa musik," katanya.

Pekerjaan Didi Kempot menurutnya sangat berpengaruh. Tetapi gejalanya seperti lagu bahasa Jawa dimulai ketika bahasa lokal dikawinkan dengan gaya musik musik populer. Dua penyanyi Koplo melalui Vallen dan Nella Kharisma juga memiliki peran penting dalam mempopulerkannya.

"Akibatnya, di satu sisi, Lagu Didi Kempot mengalami perkembangan yang baik dalam konteks kaum muda. Tetapi di sisi lain, berkurang irama dalam gaya Campursari. Lagu itu kemudian lebih 'kiddut' dibandingkan dengan gaya. 'Jawa'. Sebagai gaya anak paruh baya, itu membutuhkan brewards dan fleksibilitas, "ujarnya.


Tags : Generasi, Milenial, Tidak, Malu, Dengan, Dangdut, Koplo, Dan, Campursari
Author : admin
Tentang saya : Hanya orang biasa saja..
Untuk Pendaftaran Klik Daftar

Tulis Komentar

Silahkan login untuk menulis komentar.

Komentar

Belum ada komentar.

Login

admin Off   4 hari yang lalu
adi Off   6 hari yang lalu
maulana Off   6 hari yang lalu
koembangsidandoel Off   6 hari yang lalu
rizqi Off   1 minggu yang lalu
Casmadi Off   1 minggu yang lalu
usman Off   1 minggu yang lalu
supri Off   1 minggu yang lalu
solihin Off   1 minggu yang lalu
ato Off   1 minggu yang lalu
Forum sampling korg
Visitor 39807
Artikel 223
Diskusi 3
Upload 316
Foto 41
Komentar 34
Anggota 319
Penulis Artikel 8
Penulis Diskusi 3
Uploader 11
Foto Uploader 6