Anda adalah pengunjung ke 40084 dengan alamat IP 44.192.254.246 dan browser Something else. Sampai saat ini kami memiliki 319 anggota. Hari ini ada 0 Member baru, yaitu:

Seni Calung Sampaikan Nilai

Alat Musik   28 Feb 2021    0 Komentar    83 view

Penyampaian nilai-nilai Empat Pilar MPR pun harus dilakukan dengan cara yang bahagia.

Majelis Konsultasi Rakyat (MPR) dengan perempuan bangsa ini menyajikan pertunjukan seni budaya Cianjur Kabupaten untuk memberikan pesan-pesan dari empat pilar MPR (Pancasila, UUD NRI pada tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal IKA). Dalam pertunjukan seni budaya itu ditampilkan Calung yang memasukkan nilai keempat pilar MPR.

Pertunjukan Seni Budaya Distrik Cianjur berlangsung di Kementerian Manchester, Ciloto, Puncak, Jumat (13/11). Kinerja ini dihadiri oleh para pemimpin Faksi PKB MPR Ri Neng EEM Zulfa Hiz, MM, Kepala Bagian Pelaporan, Hubungan Antara Lembaga dan Layanan Informasi Setjen MPR, Budi Muliawan, SH, MH, Sekretaris Jenderal DPP Wanita Miftahul Jannah.

Pertunjukan Seni Budaya Cianjur Kabupaten ini menampilkan Jaipong Dance dan Calung. Seni Calung, yang ditunjukkan cukup untuk menarik perhatian para penonton yang terdiri dari perempuan bangsa. Tiga pemain Calung mampu membuat penonton tertawa. Di antara lelucon Calung Player, ada empat pilar MPR. "Harga NKRI mati," kata pemain Calung.

Sebelumnya, ketika membuka Pagelaran Seni Budaya Cianjur dalam konteks sosialisasi empat pilar MPR, Neng Eem Marhamah mengatakan kinerja seni budaya menerapkan implementasi protokol Covid-19 yang akan mengenakan topeng, mencuci tangan, dan mempertahankan jarak. Sementara para peserta adalah perwakilan perempuan bangsa dari 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur, masing-masing kecamatan diwakili oleh tiga orang.

"Wanita bangsa bukan hanya sebagai ibu yang merawat anak-anak, suami, dan keluarga, tetapi juga angka-angka di kecamatan mereka masing-masing, bahkan memiliki majelis taklim. Karena itu benar jika para ibu mengikuti pertunjukan seni budaya ini. Itu Pendidikan pertama ada di tangan para ibu. Oleh karena itu, nilai dari empat pilar MPR sangat efektif ketika disampaikan oleh ibu dengan caranya sendiri, dengan cinta ibu, dan dengan budaya yang sudah ada di lingkungan kita, "jelasnya masuk siaran pers.

"Dengan mencintai NKRI, ibu yang paling tepat untuk menanamkan ke generasi berikutnya, terutama keluarga, kemudian para penyembah. Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945 pada tahun 1945, juga yang penting diketahui ibu, yang penting disampaikan kepada keluarga," lanjut Neng EEM Marhamah.

Neng Eem Marhamah menjelaskan bahwa seni Calung adalah seni tanah Sunda yang berbeda dari angklung. Di Calung disertai dengan alur cerita. "Dengan cerita, pesan nasional akan disampaikan," katanya.

Neng Eem Marhamah berkata dengan seni budaya kita bahagia karena seni budaya itu menyenangkan. Jadi pengiriman nilai keempat pilar MPR harus dilakukan dengan cara yang bahagia. "Seni bahwa kita bahagia. Kita menjadi bahagia. Karena itu pengiriman nilai-nilai nasional, empat pilar MPR, juga harus menjadi cara yang bahagia, pendamping, dan sopan. Itulah sebabnya pertunjukan seni budaya dilakukan dalam konteks sosialisasi. Dari empat pilar MPR, "katanya.

Sebelumnya, kepala pelaporan, hubungan antar lembaga, dan layanan informasi untuk MPR yang ditetapkan. "Karena wanita adalah faktor penentu lanjutan atau pengunduran diri suatu bangsa. Peradaban dunia ditentukan oleh perempuan. Ibu adalah sekolah pertama untuk anak-anak, untuk generasi bangsa berikutnya," katanya.

Budi Muliawan, yang akrab disapa Wawan, berharap bahwa ketika ibu-ibu dari perempuan bangsa telah memahami empat pilar MPR, mereka dapat menjelaskan dengan cara mereka sendiri untuk anak-anak di rumah tentang nilai-nilai dari empat pilar MPR . "Karena sekarang ada banyak nilai budaya transnasional yang memasuki Indonesia dan tidak bisa lagi dibendung. Penjaga pertama untuk budaya batang yang tidak sesuai dengan budaya bangsa Indonesia adalah ibu, perempuan bangsa," tambahnya Alumni Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.

Oleh karena itu, Budi Muliawan mempercayakan nilai-nilai dari empat pilar MPR untuk diajarkan dalam keluarga. "Ibu adalah agen untuk menangkal budaya yang tidak benar atau tidak cocok untuk rakyat Indonesia. Ibu dapat memperkenalkan Pancasila, UUD 1945 dari NRI, NKRI, dan Bhinneka Ika sebelumnya kepada anak-anak. Dengan kinerja seni budaya ini, nilai-nilai ini, nilai-nilai ini, nilai-nilai ini, nilai-nilai ini Dapat diinternalisasi ke keluarga melalui ibu, "katanya.


Tags : Seni, Calung, Sampaikan, Nilai
Author : admin
Tentang saya : Hanya orang biasa saja..
Untuk Pendaftaran Klik Daftar

Tulis Komentar

Silahkan login untuk menulis komentar.

Komentar

Belum ada komentar.

Login

admin Off   6 hari yang lalu
adi Off   1 minggu yang lalu
maulana Off   1 minggu yang lalu
koembangsidandoel Off   1 minggu yang lalu
rizqi Off   1 minggu yang lalu
Casmadi Off   1 minggu yang lalu
usman Off   1 minggu yang lalu
supri Off   1 minggu yang lalu
solihin Off   1 minggu yang lalu
ato Off   1 minggu yang lalu
Forum sampling korg
Visitor 40084
Artikel 223
Diskusi 3
Upload 316
Foto 41
Komentar 34
Anggota 319
Penulis Artikel 8
Penulis Diskusi 3
Uploader 11
Foto Uploader 6